Makanan
pokok masyarakat Indonesia ialah nasi yang berasal dari beras dengan melalui
proses pematangan hingga menjadi nasi yang siap disantap. Banyak pula orang
yang tetap kurang pas rasanya jika tidak memakan nasi, mereka bilang “kalua tidak
makan nasi berarti belum makan.” Meskipun perut sudah terasa agak kenyang.
Tapi sebenarnya
ada pengganti nasi yang lebih komplit kandungan nutrisinya. Lebih banyak gizi
dan serat yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh manusia. Yaitu nasi jagung, kenapa
kok bisa nasi jagung menjadi alternatif pengganti nasi putih yang sudah sekian
lamanya menjadi makanan pokok orang Indonesia? Hal itu dikarenakan kandungan
nutrisi yang ada dalam nasi jagung ini lebih banyak dan tidak berbahaya bagi
orang pengidap penyakit diabetes.
Didalam
nasi jagung atau ampok ini memiliki kandungan:
-
Energi
(150,00kal)
-
Protein
(1,600gr)
-
Lemak
(0,60gr)
-
Karbohidrat
(11,40gr)
-
Kalsium
(2,00mg)
-
Fosfor
(47,00mg)
-
Serat
(0,40g)
-
Besi
(0,30mg)
-
Niacino
(60mg)
-
Vit
A (30,0re)
-
Vit
B1 (0,07mg)
-
Vit
B2 (0,04mg)
-
Vit
C (3,00mg)
Kandungan
tersebut sangat berfungsi untuk membentuk energi dalam tubuh untuk aktivitas
sehari-hari serta karena kaya akan serat yang selalu dibutuhkan untuk tubuh
manusia maka nasi jagung juga dapat menurunkan resiko kanker yang berpotensi
tinggi menyerang tubuh kita. Kandungan fosfornya juga dapat menunjang dalam
pembentukan serta pertumbuhan tulang, maka ampok jagung sangat bermanfaat jika
dikonsumsi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan serta orang tua yang
sedang mengalami pengeroposan tulang agar tulangnya selalu kuat meskipun dalam
kondisi usia tua yang biasanya sudah tidak mampu melakukan pekerjaan berat.
Sebagai
penawar penyakit diabetes
Nasi putih
yang memiliki banyak gizi dan lebih komplit daripada nasi putih saja, kini
sudah mulai tersebar disegala kalangan masyarakat. Sedikit demi sedikit sudah
mulai paham tentang betapa pentingnya nasi jagung sebagai pengganti nasi putih.
Setidaknya dalam seminggu harus ada makanan nasi jagung agar menghindari
penumpukan glukosa dalam tubuh yang berpotensi timbulnya penyakit diabetes
yangmana penyakit itu sangat berbahaya sehingga beresiko kematian.
Melancarkan
pencernaan dan membantu proses diet lebih efisien
Kandungan gula
yang terdapat pada nasi jagung tidak tinggi namun tinggi serat sehingga tidak
ada resiko banyak penyakit yang akan datang, justru karena banyak serat maka
proses pencernaan akan lancar dalam membuang kotoran, kelancaran pencernaan
juga sangat penting agar menjaga kestabilan sirkulasi makanan yang ada dalam
tubuh. Selain itu serat juga berfungsi menongontrol berat tubuh manusia,
sehingga mampu digunakan alternatif diet juga bagi wanita yang ingin menjaga
tubuhnya agar tidak terlalu gemuk. Untuk itu kurangi makan nasi putih saja,
namun gunakan nasi jagung ketika proses diet, perut tidak akan merasa kelaparan
tapi kasiat yang dimiliki malah menunjang proses diet lebih efisien.
Komplit sekali kegunaan nasi jagung atau ampok baik itu dikonsumsi oleh anak-anak, remaja, orang dewasa, dan bahkan manula sekalipun, tetap terjaga keamanannya. Selain itu ampok jagung juga diolah dengan baik menggunakan teknologi canggih sehingga terjaga kebersihan serta keamanannya. Tidak ada lagi alasan untuk tetap bimbang ketika hendak mengkonsumsi ampok jagung.








